Usul untuk Pak Jonan Dirut PT. KAI (Kereta Api Indonesia)

Di kutip dari media online detik.com bahwa ada seorang wanita hamil keguguran luka di KRL, ironisnya hal ini terjadi di gerbong khusus wanita. Menyeramkan (saya memiliki istri yang saat ini sedang hamil 6 bulan) kadang selalu was-was jika istri pulang/pergi naek kereta.

Saya selalu menyarankan

  1. masuk ke gerbong belakangan/terakhir, agar tidak desak-desakkan.
  2. segera pergi ke kursi prioritas (khusus untuk ibu hamil, lansia, penyandang cacat dan ibu menyusui), dan mintalah duduk dengan menggunakan kata sakti “Maaf Pak, saya sedang hamil…”
  3. jangan pernah masuk ke gerbong khusus wanita, ini adalah gerbong neraka! (di dalamnya terdapat banyak wanita-wanita intoleran dan tidak memilki sifat permisif, padahal sesama wanita)

Maaf, bukannya saya menjelek-jelekkan gerbong khusus wanita, tapi memang begitu adanya. Banyak dari rekan kerja saya yang wanita ogah naik gerbong khusus wanita, mereka cenderung naik gerbong khusus pria yang orangnya lebih permisif dan memiliki rasa empati.

Untuk Pak Jonan, mungkin usul ini boleh dipertimbangkan untuk menghapus gerbong khusus wanita dan diganti dengan gerbong khusus ibu hamil, lansia, penyandang cacat, dan ibu menyusui.

PS:

Alhamdulillah, ternyata Ibu Nur Komalasari tidak mengalami keguguran, tetapi hanya luka.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s